Apresiasi untuk Inovasi

Hanya ada satu hal yang abadi di dunia, yaitu perubahan. Perubahan merupakan sebuah hukum alam yang tidak dapat dicegah oleh siapapun dan juga oleh apapun. Kehadirannya merupakan sebuah kepastian. Upaya yang dapat dilakukan untuk menghadapinya bukan untuk mencegah, melainkan hanya untuk menyiapkan. Di dunia, beberepa decade terakhir ini banyak sekali perubahan radikal yang terjadi. Setiap bidang mengalami perkembangan dan perubahan, tidak terkecuali perubahan pola hidup yang didorong oleh pesatnya kemajuan teknologi dengan berbagai temuan ilmuawan dari seluruh penjuru pemikiran.

Pola interaksi masyarakat mengalami perubahan drastis pasca Perang Dunia II. Selain itu, pasca peristiwa tersebut memaksa dunia untuk membentuk suatu badan perkumpulan yang mengurus proses rekonstruksi pasca perang yang selanjutnya akan disebut sebagai IMF. Lebih jauh lagi dalam bidang ekonomi, dewasa ini tiap-tiap region membentuk zona-zona ekonomi eksklusif guna mempermudah pemasaran komoditinya, ketika kolonialisasi geografis sudah dianggap sebagai sebuah kejahatan. Dunia pun kini dapat digolongkan menjadi negra G-8 dan G-7, setelah sebelumnya terdapat istilah Negara dunia pertama dan Negara dunia ketiga.

Demikian proses demi proses yang telah dilalui oleh manusia dunia ini. Tiba saatnya manusia sekarang menyebutnya sebagai era informasi, dimana batasan-batasan geografis menjadi semakin transparan. Era komunikasi tulis pun akhirnya muncul sebagai konsekuensi logis dari layanan short message service (SMS) dan internet yang telah menjadi layanan terpopuler di era ini.

Tahun 2010 menjanjikan sejumlah perkembangan teknologi yang mengagumkan. Kepandaian manusia, kini didukung oleh sains dan teknologi tinggi memungkinkan banyak hal yang dulu dianggap mustahil menjadi nyata. Siapa nyana bahwa kita kini bisa bercakap-cakap langsung dan saling menatap dengan orang yang berjarak ribuan mil jauhnya? Atau turis bisa berkunjung ke angkasa luar?. Seabad silam, dekade 1910, sejumlah teknologi baru juga banyak ditemukan dan menjadi terobosan dasar semua kecanggihan yang kita alami hari ini, mulai dari bidang kimia hingga transportasi. Dekade pertama tahun 1900 adalah saat dimana banyak penemu melanjutkan penelitiannya dan meraih puncak prestasi. Saat itu sejumlah rumah pertama kali menikmati jaringan listrik dengan peranti-peranti elektronik canggih di masanya.

Vakum cleaner, mesin cuci, mulai menghiasai sejumlah keluarga. Telepon juga teknologi anyar yang menjadi komoditas di kalangan keluarga Amerika. DI bidang transportasi, muncul balon Zeppelin dan Wright Bersaudara memulai debut penerbangan dengan pesawat Kitty Hawik pada 1903. Henry Ford memperkenalkan model T sebagai landmark mobil pada tahun 1908, terobosan yang membuat mobil bisa diproduksi secara massal untuk pertama kalinya. Bidang kimia juga mencetak terobosan di tahun 1910. Mulai dari penggunaan gas pada sistem refrigerator listrik pertama dan unit air conditioning (AC), oleh George Claude asal Perancis. Temuan lain yang juga sangat berpengaruh hingga seabad setelahnya adalah eskalator, teh celup, kopi instat, silet cukup sekali pakai, dan banyak lagi.

Dunia telah mengalami modernisasi pada dekade 1910, namun ada juga temuan yang belum dianggap sempurna oleh penemunya. Atau masih banyak problem keseharian yang belum ditemukan solusinya. Misalnya, kaum perempuan masih harus mengalami rasa sakit menggunakan korset hingga tahun 1913, sebelum ditemukan korset modern yang jauh lebih praktis. Atau kaum lelaki masih disibukkan dengan kancing di celana mereka, ketika belum ditemukan retsleting. Retsleting sendiri memicu munculnya temuan baru ketika menyebabkan luka di saat memakainya, yakni band aid alias tensoplas, tujuh tahun kemudian.

Itulah sekilas berbagai temuan baru di dekade 1910 lampau. Bagaimana dengan 2010 kini? Akankah sejumlah kecanggihan teknologi kembali membuat kita takjub atas semua kemudahan yang dihadirkan di keseharian kita. Jawabannya harus ya!. Jurnal Sagasitas dinas pendidikan pemuda dan olah raga mencoba untuk mengabadikan beberapa peneltian sederhana namun cukup bermakan dalam sebuah proses perubahan menuju bangsa yang inovatif. Ditengah terpaan godaan jaman yang menggiurkan beberapa remaha ini patut mendapatkan apresiasi yang cukup tinggi, karena telah berhasil menemukan, berhasil meneliti dan berhasil memecahkan permasalahan yang ada di lingkungannya dengan solusi-solusi yang dapat dipertanggungjawabkan secara empiris.

Berbagai karya hasil penelitian tersebut layak untuk mendapatkan apresiasi setinggi-tingginya dari pihak-pihak yang peduli dan tidak peduli dalam hitungan bulan, tahun atau mungkin abad sekalipun mereka layak mendapat penghargaan. Karena dengan adanya penelitian dari siswa seperti merekalah potensi untuk melakukan perubahan tidak lagi sekedar mimpi, mungkin tidak dalam waktu yang singkat, namun suatu saat pasti bermanfaat.

Sagasitas Journal: Editorial 13


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: